by

Ratusan PMI Belajar Menjadi Investor Saham Bersama ISP

Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tergabung dalam organisasi ISP (Investor Saham Pemula) Hong Kong mengadakan acara Kopdar (Kopi Darat) bulanan di Tsim Sha Tsui, Minggu (16/6/2019).

ISP yang merupakan organisasi keuangan yang dibentuk pada tahun 2018 tersebut menjadi wadah bagi anggotanya untuk belajar berinvestasi saham dan meningkatkan daya ekonomi mereka di Indonesia.

“Kita selalu bilang Indonesia itu dikuasai asing. Tapi kita sendiri tidak mau menguasai Indonesia,” kata Diana, wakil ketua ISP Hong Kong kepada Migran Pos, Minggu( 16/06/19)

Menurut Diana, selain sebagai jalan untuk menunjukkan rasa nasionalisme, ISP diharapkan mampu memberi edukasi agar PMI tidak lagi mudah terjerat investasi bodong.

“Saya pribadi ini investasinya legal. Ada perlindungan hukum dari Indonesia, juga jelas. Saya masuk dari 2017-2019. Alhamdulillah sudah menikmati keuntungannya,” kata Diana, Minggu (16/6/2019).

Lebih lanjut Diana menuturkan untuk bergabung bersama ISP tidak diperlukan biaya pendaftaran dan bisa mengikuti bimbingan melalui aplikasi WhatsApp. Hal tersebut sebagai antipasi dan solusi karena para PMI seringkali menemui kendala hari libur untuk melakukan temu komunitas rutin setiap bulannya.

ISP sendiri berdiri selepas seminar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Pegadaian, Bank, dan BPJS Ketenagakerjaan yang dilakukan KJRI pada 29 September 2018 tahun lalu.

News Feed