by

Jumlah PMI di Taiwan Terbanyak Dibanding Pekerja Migran asal Negara Lain

Direktorat Jenderal Anggaran, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) mengatakan jumlah pekerja migran di Taiwan mengalami peningkatan pesat hingga mencapai 706.060 orang. Dari jumlah tersebut, 90 persen di antaranya berasal dari Indonesia dan Vietnam.

Dilaporkan Taiwan News, menurut laporan yang dikeluarkan oleh DGBAS pada Sabtu (1/5), jumlah pekerja migran di Taiwan meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Tiga negara teratas yang warganya saat ini bekerja di Taiwan dalam urutan jumlah adalah orang Indonesia dengan 271.000 (38,4 persen), Vietnam pada 221.000 (31,4 persen), dan Filipina pada 154.000 (21,8 persen). Dalam hal gender, perempuan merupakan mayoritas, yaitu 385.000 pekerja perempuan (54,6 persen), sementara hanya ada 321.000 pekerja laki-laki (45,4 persen).

Sedangkan untuk bidang pekerjaan, 447.000 (63,3 persen) bekerja di bidang manufaktur, konstruksi, dan pertanian. Lebih dari 70 persen pekerja di sektor ini adalah laki-laki dan 76,2 persen yang berusia di bawah 35 tahun.

Bidang terbesar berikutnya adalah perawatan dan layanan rumah tangga, terhitung 259.144 (36,7 persen) pekerja. Dari kelompok ini, 99,3 persen adalah perempuan yang 50 persen berusia antara 35 dan 44 tahun.

Sementara itu, kota-kota dengan pekerja migran terbanyak yang terlibat dalam manufaktur, konstruksi, dan pertanian adalah Taoyuan (91.000), Taichung (78.000), dan Kota New Taipei (56.000). Kota-kota dengan pekerja migran terbanyak yang terlibat dalam perawatan dan layanan rumah tangga adalah Taipei dengan 44.000 dan Kota New Taipei pada 43.000.

News Feed