by

Ribuan Calon PMI Daftar Program G to G Korea

Ribuan Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di berbagai daerah mendaftar untuk bekerja ke Korea Selatan melalui program goverment to goverment (G to G) melalui sistem online Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Dilansir oleh laman resmi BNP2TKI, jumlah pendaftaran pada tahun 2019 mencapai 24.952 orang dan kesemuanya harus mengikuti tahapan ujian dan seleksi yang sudah ditentukan.

Pada tahun 2019, Indonesia mendapatkan kenaikan kuota untuk lowongan pekerja migran sebanyak 8.800 orang atau naik 25,71% dari tahun sebelumnya. Dengan rincian para pekerja migran tersebut akan dipekerjakan di sektor manufaktur sebanyak 4.900 orang dan di sektor perikanan sebanyak 3.900 orang.

Menurut BNP2TKI untuk gaji PMI di Korea Selatan juga mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya, yaitu 1.745.150 Won/bulan atau setara dengan Rp.21.639.860,- setiap bulan dengan perhitungan Kurs 1 Won = Rp. 12.4. Sekretaris Utama BNP2TKI Tatang Budi Utama Razak kepada calon PMI yang sudah mendaftar dan mengikuti ujian berpesan agar memanfaatkan dan tidak menyiakan kesempatan.

“Taati prosedur yang ada, taatilah ajaran Tuhan, di Korea berbeda dengan kita, taatilah adat istiadat, norma dan Agama disana. Sedangkan M adalah manfaatkan kesempatan di Korea. Rejeki yang diperoleh dengan bekerja di Korea jangan untuk yang konsumtif, jangan sampai terlibat narkoba. Jika anda nikmati pekerjaan akan terasa tidak berat. Gantungan cita cita setinggi langit,” kata Tatang seperti dikutip laman resmi BNP2TKI.

News Feed