by

Korban Meninggal Bertambah, Kepolisian Tunggu Hasil Autopsi

Korban meninggal dalam kerusuhan 22 Mei 2019 bertambah dari 6 orang menjadi 8 orang. Sementara itu pihak kepolisian masih menunggu laporan autopsi dan penyelidikan yang dilakukan oleh Polri.

“Hasil autopsi sampai saat ini belum keluar, menunggu tim investigasi,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo dikutip dari¬†CNNIndonesia.com, Jumat (24/5)

Dedi menyebut jika satu korban tewas dalam aksi 22 Mei yang berujung kerusuhan teridentifikasi oleh peluru tajam. Namun dari hasil koordinasi dengan Pusdokkes, hasil autopsi masih dilakukan hingga saat ini. 

“Jadi belum dapat dipastikan apa penyebab kematian para korban karena hasil autopsi yang belum keluar,” kata Dedi.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut jika korban meninggal telah bertambah dari enam menjadi delapan orang karena kerusuhan yang merupakan ujung dari aksi 22 Mei tersebut.

Sementara korban luka-luka paling banyak berada pada luka ringan sebanyak 462 orang, kemudian non-trauma 93 orang dan luka berat sebanyak 79 orang dan belum ada keterangan 96 orang. Kemudian yang paling banyak menjadi korban ialah pemuda.

News Feed