by

Tim Gitar ATKI Ngamen 1 Jam, Galang Dana untuk Maria, Wiguna dan Shelter Bethune

Berbekal gitar dan kecrek, Tim Gitar Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia di Hong Kong (ATKI HK) ngamen 1 jam di sekitar Victoria Park guna menggalang dana bantuan untuk Maria, Wiguna dan Shelter Bethune, Minggu (12/5/2019).

“Hasil ngamen 1 jam kami hari ini, HK$ 3975, akan kami bagi 3 untuk Wiguna, Maria dan Shelter Bethune,” kata Sailo sebagai koordinator kegiatan kepada Migran Pos, Minggu (12/5/2019).

Foto: Yuli Riswati

Lebih lanjut Sailo mengatakan kegiatan ngamen yang dilakukannya bersama teman-temannya tersebut juga merupakan rangkaian penggalangan dana yang dilakukan Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI).

Wiguna adalah salah satu relawan Indonesia Bangkit yang mengalami kecelakan dan butuh dana untuk operasi pemasangan tempurung kepalanya kembali. Menurut Sailo, dana untuk Wiguna akan disalurkan melalui Indonesia Bangkit Hong Kong ke Indonesia Bangkit Indonesia.

Sementara Maria (31th) adalah seorang PMI asal Lampung yang bekerja di Singapura dan mengalami kebutaan akibat sakit Sindrom Stevens Johnson atau mengalami kelainan serius pada kulit, serta lapisan bola mata, dalam mulut, dan beberapa anggota badan lainnya akibat reaksi tubuh terhadap obat atau infeksi. Maria, janda anak satu, yang saat ini dirawat di rumahnya membutuhkan dana untuk 3 x operasi untuk pembersihan mata, pengangkatan plastik, dan selaput membran serta operasi pencangkokan kornea mata agar bisa melihat kembali secara normal.

Sailo mengatakan, sebelumnya jaringan JBMI di Singapura, Indonesian Family Networking (IFN) sudah melakukan penggalangan dana untuk Maria dan diserahkan ke keluarganya melalui KABAR BUMI. JBMI Hong Kong juga akan melakukan penggalangan dana secara berkelanjutan sebagai rasa solidaritas terhadap sesama PMI.

News Feed