by

Persediaan Daging Sapi dan Domba Segar di Hong Kong Alami Kekurangan

Pasokan daging sapi dan domba segar Hong Kong terjual habis dan menjadi langka seperti halnya daging babi sejak hari Selasa (14/5/2019).

Dilaporkan RTHK, kelangkaan tersebut selain disebabkan stok keduanya terjual habis juga berhubungan dengan ditutupnya tempat pemotongan hewan karena infeksi flu babi di Afrika pada seekor babi yang diimpor dari Tiongkok.

Penemuan virus yang sangat menular pada hari Jumat lalu mendorong pemusnahan sekitar 6.000 ekor babi dan penangguhan impor babi hidup untuk sementara waktu. Awalnya infeksi virus terdeteksi pada babi di rumah potong hewan Sheung Shui, yang sekarang ditutup untuk tindakan karantina.

Hal ini berarti sapi, domba dan babi lokal tidak dapat disembelih di tempat tersebut untuk saat ini. Lusinan kios daging sapi di seluruh Hong Kong melaporkan bahwa mereka tidak lagi memiliki daging segar untuk dijual kepada pelanggan mereka.

Perwakilan perdagangan mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan berapa banyak kerugian yang harus ditanggung tukang daging di Hong Kong.

Para pejabat pemerintah mengatakan rumah pemotongan hewan Sheung Shui kemungkinan akan dibuka kembali pada hari Senin mendatang, setelah pembersihan menyeluruh setelah pembantaian ribuan babi dengan sengatan listrik dan dibungkus plastik sebelum dibawa ke tempat pembuangan sampah.

“Ini benar-benar untuk kepentingan umum sehingga kita harus menutup rumah jagal … oleh karena itu saya berharap semua orang akan bersabar untuk beberapa hari ke depan,” kata Sekretaris Dinas Makanan dan Kesehatan Hong Kong Sophia Chan seperti dikutip RTHK.

Chan mengatakan para pejabat berusaha mencari tahu mengapa tempat pemotongan hewan pribadi di Tsuen Wan juga ikutan tutup menyusul penemuan flu babi. Chan berharap tempat jagal di Tsuen Wan dapat segera mulai beroperasi kembali, untuk meminimalkan dampak pada langkanya pasokan daging lokal.

News Feed