by

PRT Migran Hong Kong Ikuti ‘Adventure Clean Up Challenge’.

Filipino Dynamos, sekelompok Pekerja Rumah Tangga (PRT) Migran asal Filipina ambil bagian dalam Adventure Clean Up Challenge selama sebulan dengan memungut sampah plastik di area yang sulit dijangkau seperti di pantai-pantai terpencil.

Berbekal sarung tangan, masker, dan ransel, 10 pejalan kaki anggota Filipino Dynamos bersemangat menuruni ngarai tepi pantai yang rimbun menggunakan tali. Hujan pagi di Pulau Hong Kong membuat pendakian yang curam menjadi urusan yang cukup sulit, tapi itu tidak menghambat kerja kelompok dan tidak mengurangi antusiasme mereka.

Di dekat pangkal ngarai, satu demi satu, para perempuan itu mulai menggeliat-geliut di sepanjang permukaan batu yang terjal; jangkar kaki mereka di celah dan dedaunan, hati-hati agar tidak terjatuh. Sesampainya di bawah, para perempuan tersebut mulai bekerja, mengeluarkan tas untuk mengantongi gundukan plastik, polystyrene dan benda-benda rumah tangga yang dibuang yang memenuhi tempat terpencil di dekat Big Wave Bay.

Selama ini meski populasi PRT Migran di Hong Kong mencapai 470.000, namun sebagai pekerja berupah rendah PRT kerap diperlakukan seperti warga negara kelas dua. Itulah sebabnya para perempuan asal Filipina ini melakukan hal berbeda untuk menunjukkan rasa bangga mereka sebagai bagian dari warga Hong Kong.

“Saya selalu mencintai Hong Kong; tempat ini rumah kedua saya. Saya menyukai pemandangan alamnya dan membuat saya merasa sedih melihat semua sampah ini, ”kata Liza Avelino seperti dikutip SCMP.

Liza yang bekerja ke Hong Kong sebagai PRT 23 tahun lalu untuk membiayai kedua anak kembarnya di Filipina selatan merupakan penggagas Filipino Dynamos. Dia dan teman-temannya menghabiskan sebagian besar hari Minggu mereka dengan berkegiatan di alam atau hiking.

Comment

News Feed