by

Jejak Rindu Kuliner Indonesia di Hongkong

Rindu adalah satu rasa yang semua perantau pasti merasakannya
setiap waktu tanpa kenal jeda. Selain kerinduan paling mendalam kepada keluarga yang di zaman yang serba digital dapat terobati dengan memanfaatkan internet tanpa harus menunggu lama. Tentunya ada kerinduan kepada kampung halaman, lingkungan tempat tinggal juga  kepada makanan yang biasa dinikmati sebelum pergi merantau.

Nah bagi teman-teman di Hong Kong yang rindu nikmatnya makanan Indonesia yang tak mudah dilupakan, kita juga bisa mendapatkan makanan-makanan tersebut dengan wisata kuliner di hari libur kita.

Berikut ini beberapa tempat wisata kuliner makanan Indonesia di Hongkong.

Warung Istimewa Tsuen wan

“Saya sudah tujuh tahun langganan diwarung ini dan kesukaan saya adalah nasi goreng ikan, rasa trasinya mantep,” kata salah satu pengunjung.

Bagi pencinta nasi goreng bisa mengunjungi Warung Istimewa yang beralamatkan di G/F Winning Heights 5 Fwah Street,  Lo Tak Court, Tsuen Wan.

“Di sini makanan orang Lombok yang terkenal dengan nasi gorengnya,” kata pemilik toko yang biasa dipanggil Om Istimewa.

Nasi Goreng Terasi di Warung Istimewa, Tsuen Wan. Foto: Rita Damayanti

Selain menu andalan nasi goreng Lombok, Warung Istimewa juga menyediakan nasi tumpeng kuning dengan tumpeng nasi putih dengan harga terjangkau. Banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang memesan di warung ini untuk perayaan ulang tahun maupun untuk kegiatan tasyakuran.

“Murah untuk 1 orang HK$88 tapi biasanya kami urunannya untuk 10 orang, jadi bisa patungan bersama teman,” kata Om Istimewa.

Warung Indonesia Berkah


Rumah makan satu ini menyediakan menu andalan nasi pecel. Untuk teman-teman yang ingin mengobati rindu pada makanan yang bumbunya terbuat dari kacang ini bisa datang ke Price Edward.

“Saya sudah berlangganan 1 tahun di sini dan saya suka nasi pecelnya,” kata Rida, PMI asal Ponorogo yang sedang bersama kedua temannya menikmati nasi pecel.

Nasi Pecel di Warung Indonesia Berkah, Mongkok. Foto: Rita Damayanti



Selain nasi pecel, tersedia juga makanan yang sangat dekat dengan ciri khas masyarakat Indonesia, yaitu bakso, soto, rawon dan nasi campur. Untuk memuaskan pelanggan warung ini sengaja membuat adonan bakso sendiri.

“Saya suka baksonya, enak mantep cocok dengan selera saya,” kata Lina, PMI asal Ngawi.

Warung Berkah Indonesia alamat lengkapnya di 1/C Fa Yuen Tower, 216-218 Fa Yuen Street, Mong Kok.

Menurut pemilik warung, makanan yang paling banyak digemari oleh PMI di warungnya adalah soto ayam dan rawon.

“Yang terlaris dan banyak disukai adalah soto ayam dan rawon. Bakso ada di urutan nomer 2,” kata pemilik warung yang biasa dipanggil Koko.

Warung yang telah berdiri 5 tahun dan disukai pengunjungnya karena minuman es campur yang memiliki porsi cukup besar.

Es Campur di Warung Indonesia Berkah, Mongkok. Foto: Rita Damayanti

“Saya suka es campurnya, porsi, bentuk dan rasanya sama dengan di Indonesia,” kata Sinden salah satu pengunjung warung.

Rumah Makan Kampoeng

Surga pecinta sayur lodeh sekaligus tempat pengobat rindu dan makanan yang paling banyak disukai oleh masyarakat Indonesia di Hong Kong adalah “Kampoeng” yang ada di kawasan Causeway Bay.

“Saya di sini suka nasi campur yang ada sayur lodehnya mantep banget,” kata Mia, PMI asal Malang.

Rumah makan “Kampoeng” terletak di B/F Gedung Komersial Causeway Bay 1-5 Sugar Street Causeway Bay Hong Kong. Rumah makan ini mempunyai tempat yang nyaman dan sangat cocok sekali untuk pengunjung yang membawa anak kecil.

Di sini juga tersedia sop buntut cocok buat makan anak kecil dengan kuah yang beraroma sedap.

“Biasanya saya makan sop buntut di sini, karena harus bawa anak kecil, biar bisa makan juga,” kata salah satu pelanggan yang tinggal di Tuen Mun.

Rumah Makan Ria

Masyarakat Indonesia pasti sangat menyukai sambal, untuk mendapatakan sambal yang istemewa di Hong Kong bisa datang ke rumah makan Ria yang menyediakan sambal yang terbuat dari lombok hijau. Biasanya sambal hijau dipadukan dengan ayam atau bebek.

“Dilihat dari kualitasnya yang paling banyak disukai oleh masyarakat Indonesia di sini itu sambel bebek hijau,” kata Han pemilik toko.

Ayam goreng sambal hijau, di Warung RIA, Causeway Bay. Foto: Rita Damayanti


Selain itu es teh juga menjadi minuman favorit pengunjung dan andalan rumah makan ini.

“Minuman favorite es teh,” kata Han.

Rumah makan yang telah berdiri selama 5 tahun dan menjaga kualitas makanan, kebersihan dan juga kebersihan tempatnya ini selalu terlihat ramai. 

“Saya biasanya suka rawon, cocok di lidah saya,” kata Siti salah satu pengunjung.

Han menambahkan sampai saat ini makanan khas Indonesia kurang menarik masyarakat Hong kong. Han berharap kepada masyarakat Indonesia yang saat ini bekerja di Hong kong agar turut memperkenalkan makanan Indonesia kepada para majikannya.

“Bagi teman teman, cobalah perkenalkan tentang masakan Indonesia biar mereka lebih tahu banyak tentang makanan kita,” kata Han.

Rumah Makan Sedap Gurih.

Rumah makan sedap gurih sudah tidak asing lagi namanya bagi para PMI, karena rumah makan ini telah berdiri hampir 15 tahun di Hong Kong.

“Sudah berdiri 15 tahun,” kata pemilik rumah makan.

Para pecinta ayam penyet bisa datang ke rumah makan sedap gurih karena menurut pemilik rumah makan, Tans, ayam penyet menjadi andalan rumah makan yang dikelolanya.

“Ayam penyet yang banyak dicari oleh masyarakat Indonesia,” kata Tans.

Rumah makan ini mudah ditemukan karena terletak di jantung kota Causeway Bay. Cukup naik MTR keluar exit F atau E, rumah makan terletak di 21-23 Yee Wo St Causeway Bay.

Minuman yang disajikan di tempat ini juga mempunyai ciri khas Indonesia dan banyak digemari pengunjung adalah es cendol.

“Es Cendol banyak digemari para pengunjung, kata Tans.

Es Cendol di Warung Sedap Gurih, Causeway Bay. Foto: Rita Damayanti

Selain yang tersebut di atas, masih banyak lagi rumah makan Indonesia yang ada di Hong Kong, terutama area Causeway Bay. Ada rumah makan Pandan Leaf, Warung Malang dan yang baru saja dibuka Geprek Bensu yang menyajikan makanan terbuat dari ayam dan pasti ada sambal pedesnya yang cocok bagi penyuka pedes.

Bagi penyuka makanan khas Padang ada rumah makan Padang yang terletak di G/F 177-178 King’s Road North Point.

Setiap rumah makan mempunyai ciri khas tersendiri dengan harga antara $100-$200. Namun bagi yang namanya pengobat kerinduan yang lebih penting dari harganya adalah kenikmatan makanannya.

Sementara untuk yang rindu camilan khas Indonesia serta jajanan pasar seperti tempe goreng, tahu isi, lemper, bakwan sayur, perkedell bisa didapatkan di Warung Chandra yang terletak dekat gedung Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hong Kong dan beberapa  tempat jualan jajanan pasar lainnya. Biasanya camilan dan jajanan pasar tersebut disajikan  hangat-hangat dan mudah didapatkan di bagian depan atau di dalam warung Indonesia.


News Feed