by

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin laporkan Dugaan Kecurangan di Hong Kong dan Negara Lainnya ke Bawaslu RI

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin melaporkan dugaan kecurangan dalam pelaksanaan pemilu di Hong Kong ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI.

Direktur Hukum dan Advokasi TKN Ade Irfan Pulungan datang ke Bawaslu di Jakarta dan langsung menuju Ruang Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu untuk menyampaikan laporan tersebut.

Penyampaian laporan itu diterima oleh tim Gakkumdu tanpa disertai komisioner Bawaslu. Tim TKN baru keluar dari ruangan sekitar pukul 22.30 WIB.

“di Hong Kong [pelanggaran-red] itu terjadi di distrik Wan Chai dan Yuen Long,” ujar Ade Irfan kepada media, Selasa (16/4/2019).

Dugaan yang dimaksud adalah banyak pemilih yang tidak dijinkan memilih di TPS dengan alasan batas waktu yang sudah habis.

Tidak hanya di Hong Kong, TKN juga melaporkan dugaan kecurangan terjadi dibeberapa wilayah luar negeri lainnya.

Meski demikian dari informasi yang diperoleh oleh Migran Pos dari Lilis, relawan resmi yang bertugas dilokasi pemungutan suara di Yuen Long, menyatakan seluruh pemilih di Yuen Long semuanya terpenuhi.

“Tidak benar, kita itu menghabiskan semua antrean sampai semua mencoblos itu perkiraan sampai sekitar jam 7.40 malam,” imbuh Lilis kepada Migran Pos.

News Feed