by

Netizen Hong Kong Kecam PRT Migran yang Tinggalkan Lansia Terikat di Kursi Roda di Trotoar

Netizen Hong Kong marah dan mengecam Pekerja Rumah Tangga (PRT) migran yang fotonya beredar di Facebook. Foto-foto tersebut memperlihatkan seorang lelaki tua dengan kursi roda yang ditinggalkan di trotoar sementara PRT-nya pergi berbelanja.

Menurut berita yang dilansir Headline Daily, foto-foto yang viral dan menuai banyak kecaman terhadap PRT Migran tersebut berawal dari unggahan akun bernama Guo Kwok pada grup Facebook “Friends of Southern District” pada hari Selasa (2/4/2019).

Menurut unggahan Guo Kwok, lansia yang diikat dengan kursi roda dan mengenakan topi serta masker ditinggalkan sendirian di trotoar di Aberdeen untuk menunggu PRT-nya yang terlihat sibuk membeli barang di toko pakaian.

Kwok mengatakan banyak orang berjalan di sepanjang trotoar dan karena kursi roda diletakkan di tengah trotoar dekat halte bus, selain menggangu pejalan kaki, lelaki tua itu bisa saja terluka ketika tertabrak orang lewat.

Beberapa orang sudah mencoba menegur dan mengingatkan PRT tersebut untuk membawa lelaki tua yang dijaganya ke tempat aman sebelum berbelanja. Namun, dia mengabaikan saran yang diberikan dan melanjutkan kegiatannya berbelanja serta meminta orang-orang yang menegurnya agar tidak mengganggunya lagi.

Kwok pada akhirnya membantu memindahkan kursi roda tersebut ke tempat yang lebih aman. Kwok mengatakan bahwa dia berharap postingannya di media sosial itu akan dilihat oleh majikan yang seharusnya tahu bagaimana buruknya pekerjaan PRT-nya dalam merawat orangtua mereka.

Dalam unggahannya tersebut Kwok tidak menyebutkan kewarganegaraan PRT Migran.

News Feed