by

Waspada Sushi Mengandung Merkuri.

Pusat Keamanan Pangan (The Center for Food Safety) Hong Kong mendapatkan laporan telah ditemukan unsur Merkuri pada ikan Tuna yang dipakai dalam makanan Sushi yang dijual oleh beberapa gerai Sushi.

Tuna yang mengandung merkuri pada pangan sushi itu ditemukan di tiga  gerai makanan Jepang di Tsuen Wan, Tsim Sha Tsui dan Sha Tin. Berdasarkan ketentuan yang dijinkan untuk kandungan merkuri yaitu 0.5 ppm (part per milion).

Pada gerai Sushi Express, perusahaan asal Taiwan ditemukan kandungan merkuri sebesar  1.66 ppm, pada restoran Flame Japanese Cuisine ditemukan kandungan sebesar 1ppm, serta pada Sushi Tokumi ditemukan 0.79 kandungan merkuri.

Dilaporkan oleh The Standard, Jumat (29/3/2019), ketiga restoran tersebut sudah memberhentikan penjualan sushi yang mengandung tuna.

Merkuri adalah kandungan zat besi bert yang dapat mempegaruhi sistem syaraf manusia, terutama pada perkembangan otak, selain mempengaruhi pengelihatan, pendengaran, memori ingatan dan kordinasi otot tubuh.

Berdasarkan hukum yang berlaku, merek yang menjual makanan mengandung merkuri yang jumlahnya melampaui batasan yang sudah ditetapkan didenda HK$50,000 dan penjara 6 bulan.

News Feed