by

KJRI Hong Kong Himbau PMI Laporkan Agen yang Menahan Paspor

Sehubungan akan diselenggarakannya Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Hong Kong pada tanggal 14 April mendatang, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong menghimbau para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong untuk melaporkan agen yang menahan paspor mereka, Kamis (28/3/2019).

“Silakan laporkan agensi Anda, jika paspor Anda tidak diberikan untuk memilih pada Pemilu 2019 di Hong Kong, 14 April 2019!” demikan tertulis dalam himbauan itu.

Pengumumam yang diunggah di laman resmi KJRI Hong Kong langsung mendapatkan reaksi dari PMI yang paspornya ditahan agen. Sebagian merasa senang dan sebagian lagi mempertanyakan soal kenapa harus membawa paspor untuk memilih.

Himbauan untuk melaporkan agen dikeluarkan menyusul surat edaran Konjen RI Hong Kong kepada para Majikan terkait Pemilu 2019 yang diunggah pada tanggal 18 Maret. Berikut kutipan dari surat edaran tersebut

“Majikan wajib memberi izin kepada PMI untuk menyalurkan hak suaranya baik melalui pos maupun langsung di TPS.”

“Majikan juga wajib menyampaikan surat suara yang dikirim melalui pos kepada PMI yang memilih melalui pos; dan wajib menyerahkan paspor asli kepada PMI (apabila ditahan) sebagai persyaratan utk melakukan pencoblosan langsung di TPS. “

“Mohon kiranya teman-teman PMI dapat menunjukkan surat edaran berikut ini kepada majikan.”

News Feed