by

Hong Kong Lakukan Persiapan Hadapi Bencana Banjir dan Angin Topan

Guna mencegah kerusakan lebih parah akibat banjir dan angin topan seperti tahun-tahun sebelumnya, Departemen Layanan Drainase (DPS) Hong Kong mulai menyiapkan sistem pengaman di lokasi yang dekat dengan pantai dan di daerah yang rentan terhadap dampak gelombang badai.

Menurut berita yang dilansir hk.on.cc, lokasi yang dianggap rawan banjir tersebut yakni Tseung Kwan O, Xing Hua Cun, South Horizon dan tujuh daerah dataran rendah pesisir yang rawan intrusi air laut atau banjir air laut yakni: Tuen Mun, Lei Yue Mun, Sai Kung, Tai O dan beberapa tempat lainnya yang termasuk daerah dataran rendah.

Direktur Layanan Drainase, Mr Luk Kwok-wai, mengatakan bahwa beberapa sistem peringatan kedatangan gelombang badai akan diaktifkan di titik yang rawan gelombang badai.

Hong Kong Observatory bisa mengeluarkan peringatan pesan singkat ponsel dan mengirim tim tanggap darurat untuk membantu warga dengan segera jika datang bencana sewaktu-waktu.

Selain memasang dan mengaktifkan sistem, departemen ini juga akan menambah jumlah tembok perlindungan banjir atau dinding laut dan memperkuatnya, seperti pembangunan tanggul bumi dan fasilitas drainase di sepanjang Laut Selatan Tseung Kwan O.

Sebuah penyekat akan dipasang di Lei Yue Mun dan Tai O, dan sebuah katup periksa akan dipasang di saluran pembuangan untuk mencegah air laut melimpah ke daratan.

Lebih lanjut Mr Luk Kwok-wai mengatakan persiapan tersebut sehubungan data Observatory yang mengindikasikan bahwa curah hujan normal akan meningkat hingga tingkat tertentu tahun ini, yakni sekitar 2.300-2.900 mm.

Sementara itu jumlah siklon tropis atau angin topan diperkirakan akan datang 4 hingga 7 kali tahun ini. Musim angin topan diperkirakan akan dimulai pada bulan Juni mendatang

News Feed