by

PMI yang kabur di Shenzen sudah ditemukan di Guangzhou

Pekerja Migran Indonesia asal Majalengka, Yayah Sunayah binti Somad (36 th), yang kabur saat mengikuti tur di Shenzhen tertangkap polisi di Guangzhou.

“Hari Jumat (15/3) kami dihubungi oleh rekanan travel di China dan dikasih tahu kalau Yayah sudah tertangkap dan kami diminta datang pada hari Sabtu untuk menemuinya sebelum dia dibawa ke penjara,” kata Yani dari Family Maid kepada Migran Pos, Selasa (19/3/2019).

Yani mengatakan Yayah adalah PMI kedua yang kabur saat mengikuti tur yang diselenggarakan Family Maid. Namun menurutnya tidak menutup kemungkinan masih banyak PMI lainnya yang kabur saat mengikuti tur travel lain tapi tidak dipublikasikan.

“Kasihan sebenarnya mereka yang kabur, saya yakin mereka hanya korban penipuan. Karena mereka yang kabur itu biasanya yang masih polos dan baru beberapa bulan bekerja di majikan yang otomatis masih masa adaptasi dan mudah goyah dengan iming-iming gaji lebih tinggi dan kerjaan yang lebih enak,” ujar Yani, Selasa (19/3/2019).

Sebelumnya Family Maid Employment Services Limited sebagai penyelenggara tur telah melaporkan perihal kehilangan Yayah kepada polisi dan Imigrasi serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong.

Saat dihubungi Migran Pos, KJRI Hong Kong membenarkan soal penangkapan Yayah oleh kepolisian Tiongkok di Guangzhou.

“KJRI Hong Kong langsung kordinasi dengan KJRI Guangzhou untuk pendampingan Sdr. Yayah pada saat proses hukum di Kepolisian Shenzhen,” kata Erwin M. Akbar, Konsul Protokol dan Konsuler KJRI Hong Kong, Selasa (19/3/2019).

News Feed